SiBakul Beringharjo; Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja

alt Andrie Kristianto - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi nasional, bidang usaha ini berhasil menghidupi lebih dari 58,97 juta orang di Indonesia dari total jumlah penduduk Indonesia pada 2018 mencapai 265 juta jiwa (Data: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Pusat Statistik, dan United Nation Population Fund - 2018).

Melihat perkembangan yang signifikan ini pun pemerintah tidak tinggal diam saja, banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan khususnya di Yogyakarta dalam membantu pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan serta memasarkan bisnis mereka ke ranah yang lebih luas lagi, dengan mengintegrasikan bisnis ke sistem pembinaan koperasi dan pelaku usaha yang berdaya saing namun tetap mempertahankan kekhasan daerah itu sendiri. 

Festival UMKM Sembada Sleman - Foto: Andrie Kristianto

SiBakul Beringharjo atau dikenal dengan Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja ini merupakan program yang dikembangkan oleh Dinas Koperasi & UKM DI Yogyakarta dengan tujuan untuk memberikan ruang serta kesempatan kepada para pelaku UMKM yang ada di Yogyakarta, dalam meningkatkan kapasitasnya, fasilitasi solusi permasalahan dalam usaha, membuka peluang fasilitasi kemitraan, promosi produk, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan serta memasarkan usahanya sehingga memiliki daya saing global.

Bagi UMKM khususnya berada di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ingin berkesempatan untuk diikutkan di program pelatihan, pendampingan, fasilitasi, akses pameran, dan lainnya dari Dinas Koperasi dan UKM DI Yogyakarta dan juga mitra dapat mendaftarkan usahanya melalui Form ini: KLIK DISINI

Dalam formulir tersebut pelaku UMKM diminta untuk mengisi kondisi usaha yang dijalankan dengan sejujur-jujurnya, agar usaha yang didaftarkan bisa mendapatkan pembinaan yang tepat dan sesuai. Aspek-aspeknya antara lain: Aspek Produksi, Aspek Pasar dan Pemasaran, Aspek Digital Marketing, Aspek Kelembagaan, Aspek Keuangan, dan Aspek Sumber Daya Manusianya.

Potensi Besar UMKM di Era Ekonomi Global ini tidak harus mengubah bentuk usaha menjadi serba digital layaknya perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia. Namun hal yang harus dipersiapkan ialah beradaptasi dengan bentuk-bentuk perubahan di dunia usaha yang serba cepat, hal ini mutlak untuk dilakukan agar bisnis UMKM tetap eksis dan terus berkembang. 

Festival UMKM Sembada Sleman - Foto: Andrie Kristianto

Pada tanggal 24-25 Oktober 2019 Dinas Koperasi & UKM DI Yogyakarta menyelenggarakan Festival UMKM Sembada dengan TEMA: "Bersinergi Membangun UMKM Sleman yang Produktif dan Berdaya Saing" yang berlangsung pukul 08.00 - 16.00 WIB di Halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. 

Kegiatan festival ini bertujuan untuk:
  1. Memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai arah baru pengembangan bisnis saat ini
  2. Menumbuhkan semangat wirausaha pelaku UMKM dengan adanya penghargaan
  3. Memberikan akses solusi terhadap persoalan usaha
  4. Mempertemukan pelaku usaha dengan stakeholders sehingga dapat membuka peluang terjalin kemitraan bisnis
  5. Meningkatkan penjualan produk UMKM dengan adanya kegiatan Bazaar 

Pada Festival UMKM Sembada 2019 ini juga melibatkan banyak mitra, antara lain pelaku UMKM, pemerintah, swasta, komunitas bisnis, perguruan tinggi, dan media. Dengan total target 80 Pelaku UMKM diantaranya 50 pelaku UMKM difasilitasi oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, dan 30 pelaku UMKM difasilitasi oleh Dinas Koperasi UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan rangkaian acara Bazaar Produk, penyerahan UMKM Award, Talkshow, serta aneka hiburan dan demo produk.

Aneka Olahan, Jajanan, kerajinan Festival UMKM Sembada 2019

Informasi terkait Festival UMKM Sembada 2019 ini saya dapatkan melalui Website dan Instagram resmi milik PLUT-KUMKM DIY. Dalam Festival UMKM Sembada 2019 yang diadakan oleh Dinas Koperasi UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjual berbagai olahan makanan, kerajinan, pakaian, obat-obatan, jamu, dan berbagai macam hiburan dari bintang tamu.

Dari produk-produk yang dijual juga kita bisa mencicipi berbagai olahan milik pelaku UMKM yang ada di Festival tersebut, sebelum atau setelah mencicipi pun kita diberikan edukasi terkait manfaat-manfaat yang terkandung didalamnya. Jadi kitapun sebagai pengunjung juga bisa tahu terkait produk atau manfaat yang ada.

Mencoba salah satu produk olahan pelaku UMKM di acara Festival

Dan tidak lupa juga sebelum pulang, saya membawa salah satu oleh-oleh berupa makanan yang dijual di Festival tersebut. Rasanya sangat enak sekali dan bikin nambah lagi. Kalau kamu sudah mencicipi  atau membawa pulang olahan produk dari pelaku UMKM di Festival UMKM Sembada 2019 itu belum?
Comments

9 Komentar

  • dear anies 26 Oktober 2019 06.39
    bagusnya ada usaha seperti iniπŸ‘πŸ‘
  • Bang Day 27 Oktober 2019 11.10
    Makin modern sistem pembinaan dari pemerintah yah.

    Bqgus nih ada pelatihan dan pendampingan juga
  • Roem Widianto 31 Oktober 2019 20.17
    Pemerintah sekarang semakin sadar dengan pentingnya memberikan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM. Apalagi di daerah Yogyakarta yang merupakan daerah wisata budaya yang sudah dikenal sampai ke luar negeri, pelatihan UMKM tersebut pasti sangat membantu masyarakat Yogyakarta untuk meningkatkan taraf hidupnya karena target pemasarannya bukan hanya untuk masyarakat Yogyakarta saja, tapi juga untuk para wisatawan dalam negeri dan wisatawan mancanegara. Good job buat pemerintah masa kini. Semoga UMKM semakin maju.
  • Mang Lembu 2 November 2019 18.14
    Jajaran dinas yang membidangi UMKM disana perlu di apresiasi karena telah membangun dengan hati sebuah terobosan SiBakul Beringharjo atau dikenal dengan Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja ini...semoga orang jogja makin makjleb dalam usahanya
  • Qudsi Falkhi 3 November 2019 11.12
    Wow.. naksir kain yang ada di gambar pertama, hehehe. Semoga dengan adanya si bakul ini, UMKM semakin maju dan menjadikan masyarakatnya sejahtera.
  • Riza Alhusna 11 November 2019 16.53
    Nah acara yang begini yang sebenernya lebih mengena ke masyarakat kecil. Harusnya sering-sering diadain.
  • dunia kecil indi 11 November 2019 19.55
    Keren nih, pengusaha kecil memang harus disupport :)
  • Ajeng Veran 20 November 2019 14.37
    keren ya selain mencicipi kita juga dikasih tau manfaat yang sedang kita makan itu. betewe apa itu yang dicicipi itu mas? ahaha
  • Rahman Kamal 3 Desember 2019 08.37
    wah inovatif nih, mengangkat dan mengembangkan potensi pengusaha lokal dan menengah kebawah :) salut ama penyelenggaranya
Cancel