Cara Meningkatkan CPM YouTube dengan Cepat dan Mudah

Cara Meningkatkan CPM YouTube dengan Cepat dan Mudah
Cara Meningkatkan CPM YouTube dengan Cepat dan Mudah

Cara Meningkatkan CPM YouTube dengan Cepat dan Mudah|| Seperti yang kita ketahui, bahwa dengan meningkatnya CPM YouTube akan membuat keuntungan dari adsense akan semakin besar. Sebenarnya ada beberapa cara untuk meningkatkan CPM YouTube dengan sangat cepat dan mudah.

Tentu hal semacam ini harus dan perlu diketahui oleh content creator, agar manfaat yang didapat dari adsense menjadi lebih dari sebelumnya.

Sangat disayangkan, jika hal yang penting belum banyak diketahui oleh para content Creator, terutama bagi para pemula. Dengan demikian, pembuat konten hanya mendapat manfaat begitu-begitu.

Bagaimana cara meningkatkan CPM YouTube anda? Untuk mengetahui jawabannya, silakan merujuk pada penyelesaian pembahasan artikel di bawah ini.

Memahami CPM dan Manfaatnya

CPM YouTube ini adalah metrik (rasio) yang dapat menggambarkan jumlah pendapatan dalam bentuk uang yang akan dibayarkan dari tayangan iklan di saluran video Anda.

Namun, jumlah pendapatan yang diperoleh dari tayangan iklan pada Video tidak langsung diberikan 100%. Karena pendapatan dari Penayangan Iklan harus dihitung dengan Bagi Hasil 55%.

Rasio BPS ini akan menunjukkan nilai sebenarnya dari pendapatan Youtuber dari penayangan iklan di video Anda, sebelum penghitungan bagi hasil.

Jadi, dapat dikatakan bahwa CPM ini akan menjadi penentu besarnya pendapatan yang akan diperoleh Youtuber.

Dalam sistem CPM ini akan dibagi menjadi dua bagian. Tentu saja, bagian-bagian CPM ini akan menjadi dasar untuk menghitung pendapatan para Youtuber ini. Distribusi CPM adalah sebagai berikut:

1. CPM reguler

Dalam sistem CPM biasa ini, iklan telah membayar biaya kepada pembuat konten untuk setiap 1.000 tayangan iklan di video.

Dimana sistem pembayaran ini dihitung setiap kali iklan muncul di pembuat konten video yang bersangkutan.

Misalnya, contoh iklan yang ada di CPM biasa, ini seperti Iklan Bergambar, Iklan kartu bersponsor, dan iklan hamparan.

2. CPM Yang Berdasarkan Pemutaran

Dalam jenis sistem perhitungan biaya iklan CPM ini, ini didasarkan pada 1.000 pemutaran video yang menampilkan iklan di video konten pembuat konten.

Dengan demikian, pengiklan akan membayar biaya iklan kepada pembuat konten berdasarkan melalui pemutaran video iklan pembuat konten.

Misalnya, contoh iklan dalam jenis ini adalah iklan yang dapat dilewati, iklan bumper, dan iklan yang tidak dapat dilewati.

Cara meningkatkan CPM YouTube Dengan Cepat

Melalui penjelasan di atas, tentu saja dapat dirasakan bahwa jelas bahwa pendapatan pembuat konten dari iklan yang disisipkan pada video tergantung pada jumlah pemirsa iklan. Jadi bagaimana cara meningkatkan CPM? Begini caranya:

1. Aktifkan Semua Monetisasi Video

Perlu dicatat bahwa aktivasi monetisasi pada video ini tidak dapat dilakukan secara otomatis. Secara alami, untuk aktivasi harus dilakukan secara manual pada satu per satu video.

Namun, biasanya setiap pembuat konten ingin memposting videonya, ada seruan dari YouTube untuk monetisasi tersebut. Namun, Pemberitahuan Ini hanya tersedia ketika proses posting menggunakan media PC.

Jika pembuat konten menggunakan HP, maka permintaan monetisasi ini tidak akan muncul. Dengan demikian, konten pembuat mengaktifkannya melalui aplikasi YouTube Studio.

2. Harus Mendapatkan Banyak Penonton

Konten kerator harus mendapatkan banyak penonton, sehingga kemungkinan untuk mendapatkan penonton pada iklan juga semakin besar.

Jadi, dengan banyaknya penonton iklan tersebut, otomatis pendapatan dari iklan CPM juga semakin meningkat.

3. Pastikan Semua Jenis Iklan Diaktifkan

Seperti yang Anda ketahui, pendapatan BPS didasarkan pada jumlah pemutaran iklan di video, jadi Anda harus memastikan semua jenis iklan di video telah diaktifkan. Berikut adalah beberapa jenis iklan:

  • Iklan Overlay,
  • Kartu sponsor,
  • Iklan Display,
  • Video yang tidak bisa dilewati,
  • Iklan Bumper, dan
  • Video yang dapat dilewati

4. Buat Video lebih dari 8 menit

Perlu Anda ketahui bahwa hanya video yang memiliki durasi di atas 8 menit, yang mengaktifkan jenis mengaktifkan jenis iklan di atas. Jadi, pembuat konten harus membuat setiap video dengan durasi lebih dari 8 menit.

5. Menggunakan SEO YouTube

Algoritma YouTube juga memiliki SEO YouTube yang berfungsi untuk memudahkan pemirsa menemukan video yang diinginkan.

Dengan kemudahan ini, tentu saja, lebih banyak peluang bagi saluran Anda untuk dikunjungi dan ditonton. Secara otomatis, iklan di video juga semakin banyak dan CPM juga meningkat.

6. Menentukan target audience yang memiliki nilai CPM tinggi

Dalam menentukan target ini, pembuat konten dapat menambahkan subtitle dalam bahasa Inggris. Ini karena banyak orang yang lebih mahir berbahasa Inggris dan orang-orang di seluruh dunia akan dengan mudah menemukan saluran Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page